Buka 09:00 Tutup : 17.00
087878176659
087878176659
081210003362
D998F21C
abadiherbal@gmail.com
( pcs)
GambarBarangjmlBeratTotal
keranjang belanja anda kosong
00,00Rp 0
Menu

5 Obat Tradisional Asam Urat VS Obat Kimia Farmakologik

Minggu, November 29th 2015.

5 Obat Tradisional Asam Urat VS Obat Kimia Farmakologik

Negara Indonesia kaya akan sumber daya alam. Salah satu kekayaan alamnya adalah ribuan jenis tanaman yang memiliki khasiat obat. Tanaman – tanaman dimanfaatkan dari daun, batang, buah, bunga hingga akarnya. Nenek moyang kita telah mewariskan bagaimana cara melakukan pengobatan dengan menggunakan tanaman – tanaman yang ada disekitar kita.

Seiring dengan perkembangan teknologi, kini telah banyak penelitian tentang kandungan dan manfaat dari beberapa tanaman – tanaman yang dipercaya memiliki khasiat obat. Cara pengolahannya pun tidak sederhana seperti nenek moyang kita dahulu. Pengolahannya dilakukan di Pabrik atau Industri yang memiliki fasilitas yang disesuaikan dengan kebijakan standarisasi dari Departemen Kesehatan dan Badan POM RI.

Untuk memproduksi obat tradisional yang berkualitas dan terjamin, sebuah industri harus memiliki izin Cara Pembuatan Obat Tradisional yang Baik atau disingkat CPOTB. Sehingga produk yang dihasilkan layak dan aman dikonsumsi oleh masyarakat luas untuk mengobati penyakit yang dideritanya.

Dalam tulisan ini kami akan memberikan informasi mengenai penyakit asam urat (Gout) dan beberapa cara untuk mengobatinya, termasuk beberapa tanaman – tanaman obat tradisional asam urat yang memiliki khasiat untuk mengobatinya.

Tanaman – tanaman yang telah teruji dan ampuh untuk mengatasi rematik gout menahun.  antara lain :

  1. Pegagan
  2. Meniran
  3. Daun Tempuyung
  4. Jahe
  5. Buah Kapulaga

 

1.  Herba Pegagan

Kandungan dan Manfaat Centella Herba (tanaman obat  Pegagan) dalam mengatasi keluhan gout :
tanaman pegagan mengandung asiaticoside, thankuniside, iso thankuniside, madicassoside, brakuisi, brahninaside, brachnic acid, madasiatic acid, nydrocotycine, mesomosit centellose.
Khasiat Centella herba (pegagan) : mengatasi radang hati, menetralkan racun dalam tubuh (anti racun), radang mata merah, mengatasi rematik, bersifat menenangkan otak, rejufenatif direkomendasikan untuk syaraf dan epilepsi, meningkatkan daya ingat, mengobati stress dan depresi, infus daun pegagan diidentifikasi dapat melarutkan batu ginjal. Selain itu pegagan juga dapat mencegah timbulnya keloid atau jaringan parut akibat luka di kulit.

2.  Herba Meniran

Kandungan dan Manfaat Phyllanti Herba (Herba Meniran)
Meniran mengandung filantin, hipofilantin, ellagic acid, ferulic acid, kalium damar, dan tanin. Filantin dan hipofilantin berkhasiat melindungi sel hati dari zat toksik (hepatoprotektor). Herba meniran digunakan untuk pengobatan radang sendi, penyakit penyerta rematik, sebagai salah satu dari ke lima obat tradisional asam urat  karena dapat mengatasi komplikasi akibat tingginya kadar asam urat (uric acid) dalam darah akibat radang ginjal, mengatasi sukar kencing karena infeksi dan batu saluran kencing.

3.  Daun tempuyung

Kandungan dan Manfaat Sonchi Follium (Daun Tempuyung)
Tempuyung mengandung laktuserol, laktuserol, manitol, inositol, silika, kalium, flavonoid, dan taraksasterol.
Herba tempuyung digunakan untuk pengobatan rematik gout akibat tingginya kadar uric acid, radang sendi, memar, batu saluran kencing, dan batu empedu. Juga bermanfaat untuk mengatasi peradangan seperti radang usus buntu.

4.  Jahe

Manfaat Zingiberis Rhizoma (Jahe) :
Bermanfaat sebagai pencahar, mengatasi segala gangguan pencernaan, anthelmintic, anti rematik, dan peluruh masuk angin, memperbaiki sakit limpa, menambah gairah sex, mengobati pegal-pegal, menghangatkan badan. Kandungan gingerol pada jahe bersifat anti koagulan, manfaat gingerol mencegah penggumpalan darah.

5.  Buah Kapulaga

Amomi fructus (Buah Kapulaga)
Menghilangkan rasa nyeri, Mengobati nyeri otot, mengobati rematik, mengobati perut kejang, mencegah Osteoporosis baik untuk tulang, memelihara fungsi ginjal.

Itulah kandungan dan manfaat dari tanaman 5 obat tradisional asam urat tersebut. Bagaimana cara membuat ramuan tradisional sendiri dirumah silahkan baca Cara Meramu Tumbuhan Obat Tradisional Rematik

Selanjutnya akan dijelaskan beberapa hal yang penting juga untuk penanganan jenias penyakit rematik ini.

Beberapa Cara Mengobati Rematik Gout

Pengobatan rematik gout dilakukan untuk menekan timbulnya peradangan sendi dan mengatur kadar uric acid dalam darah. Tujuan utama pengobatan adalah :

  • Mencegah cacat sendi akibat timbunan kristal urat
  • Mencegah komplikasi pada ginjal, jantung dan pembuluh darah akibat tingginya kadar uric acid dalan darah
  • Mengobati serangan akut
  • Mencegah serangan akut berulang
  • mencegah terbentuknya batu pada saluran kencing
  • Mencegah komplikasi berat seperti : Kerusakan sendi, gagal ginjal.

Perlu kedisiplinan untuk melaksanakan diet, minum obat tradisional asam urat dan konsultasi dengan dokter secara teratur. Bila ada hipertensi, hiperlipidemia atau obesitas, perlu diatasi juga bersamaan dengan pengobatan rematik gout. Hindari juga faktor pencetus seperti obat-obatan (pirazinamid, asam salisilat), dan mengubah gaya hidup.

Makanan yang harus dipantang bagi penderita rematik gout

Cara Diet Efektif Untuk Penyakit Gout :
Rematik Gout merupakan jenis rematik yang bisa dikontrol dengan diet. Makanan tinggi purin atau masuknya kalori yang berlebihan harus dihindari karena akan meningkatkan kadar uric acid darah secara drastis. Diet direkomendasikan bila asam urat darah lebih dari 7 mg%. Dengan diet rendah purin jangka panjang, kadarnya bisa diturunkan sekitar 1-2 mg% dari kadar sebelumnya.

Bila kadar asam ini lebih dari 9 mg%, diet rendah purin saja tidak bisa menurunkan kadar asamnya sampai 5 mg%. Dalam hal ini maka perlu penambahan obat.

Selain menggunakan obat tradisional asam urat , agar hasil lebih maksimal sebaiknya menjalankan program diet rendah purin. Makanan yang sebaiknya dihindari yaitu makanan yang mengandung purin tinggi atau menghambat pengeluaran asam ini melalui ginjal. Beberapa contoh makanan tersebut yaitu :

  • Makanan seafood seperti udang, kerang, kepiting.
  • Jeroan seperti hati, ginjal, limpa, babat, usus, paru, otak.
  • Makanan kaleng seperti kornet dan sardin.
  • Ekstrak daging.
  • Kacang-kacangan dalam bentuk kering seperti kacang tanah, kacang kedelai, kacang hijau, dan makanan olahannya seperti tauco, tauge, oncom, dan susu kedelai.
  • Melinjo, emping melinjo
  • Bayam, buncis, kembang kol, kangkung, asparagus.
  • Keju, susu, telur.
  • Alkohol seperti bir, wiski, anggur, tape, tuak, dan minuman hasil fermentasi
  • Durian, alpukat, nanas, dan air kelapa. Makanan ini bila terlalu masak, di dalam usus difermentasi menjadi alkohol.

Beberapa faktor Pencetus yang berhubungan dengan Penyakit Gout

Faktor-faktor yang berhubungan sangat penting diketahui agar dapat mengetahui riwayat penyakit yang berkaitan dengan asam urat dan untuk pengobatan penyakit secara keseluruhan. Faktor tersebut adalah :

  • Apakah penderita mengkonsumsi alkohol
  • Apakah penderita mengalami gangguan kolesterol
  • Apakah Penderita mengalami darah tinggi (hipertensi)
  • Ada keluhan batu ginjal (urolithiasis)
  • Minum obat-obatan, misalnya pirazinamida, aspirin dosis rendah
  • Riwayat penyakit ginjal
  • Riwayat keluarga yang kuat.

Obat Kimia Farmakologik Untuk Asam Urat 

Jika serangan rematik datang tiba – tiba, tentunya penanganan yang tepat dan cepat pelu segera dilakukan. Sebagaimana diketahui bahwa obat – obatan tradisional cara kerjanya atau efeknya tidak secepat obat kimia yang diresepkan dokter. Pada serangan akut, obat-obatan bertujuan untuk meng-hilangkan nyeri secepat mungkin. Semua jenis GAINS dapat diberikan pada rematik akut, walau hasilnya berbeda. GAINS dapat menghilangkan tanda dan gejala inflamasi, tetapi tidak dapat menghilangkan penyebab peradangan (inflamasi). Kompres es yang dilakukan berulang kali disertai istirahat bisa menolong mengurangi rasa nyeri pada serangan rematik.

Probenesid

Probenesid merupakan golongan obat kimia yang dapat meningkatkan pengeluaran zat uric acid melalui ginjal, untuk meminum obat ini harus konsultasi ke dokter. Obat ini tidak diberikan bila ada peningkatan produksi maupun peningkatan pengeluaran uric acid melalui saluran kencing, ada riwayat batu saluran kencing, penderita gagal ginjal, orang yang sensitif terhadap obat probenesid ini, penderita yang sedang mengalami serangan rematik gout dan pada penderita yang mendapat pengobatan sitostatika. Efek samping: mual, muntah, dan reaksi hipersensitif.

Allopurinol

Allopurinol merupakan obat yang dapat menghambat kerja enzim xantin oksidase yang mengubah hipoxantin menjadi xantin dan xantin menjadi asam urat. Dengan demikian produksinya jadi berkurang. Allopurinol ini sangat dianjurkan karena dapat  mengurangi produksi, mengurangi konsentrasi zat tersebut di urin, mencegah terbentuknya batu Na urat, efektif pada penderita gagal ginjal maupun penderita yang memproduksi zat asam ini secara berlebihan, mengecilkan tofi dan dapat diberikan bersamaan dengan salisilat.

Konsultasikan dulu ke dokter sebelum minum obat ini. Efek samping allopurinol jarang terjadi. Namun dapat timbul rasa mual, diare, kemerahan pada kulit tanpa atau disertai gatal. Bila timbul kemerahan di kulit, hentikan segera obat ini karena hal tersebut merupakan reaksi imunologik yang dapat membahayakan jiwa pemakainya.

Kombinasi obat allopurinol dengan obat diuretik (peluruh kencing) juga sebaiknya dihindari karena dapat menimbulkan efek samping yang berat seperti dermatitis eksfoliatif, vaskulitis, dan syok. Pengobatan rematik jangka panjang dilakukan apabila penderita mempunyai tanda-tanda sebagai berikut :

  • Serangan rematik akut berulang lebih dari 3 kali dalam setahun, baik dengan hiperurisemia maupun hipourisemia.
  • Dijumpai adanya tofi (benjolan)
  • Terjadi gagal ginjal disertai hiperurisemia (kadar uric acid darah tinggi)
  • Dijumpai batu urat di saluran kencing.
  • Dilakukan pencegahan hiperurisemia berat (> 50 mg%) dan hiperuricosuri (> 100 mg per hari).

Apakah boleh mengkonsumi obat tradisional asam urat bersamaan dengan obat  kimia allopurinol?

Cara mengkonsumsi obat tradisional jangan diminum bersamaan dengan obat-obatan kimia yang diresepkan oleh dokter. Sebaiknya minum obat tradisional diberi waktu jeda 2 jam setelah mengkonsumsi obat dari dokter.

Komplikasi Akibat Kadar Asam Urat  (Uric Acid) Tinggi

Komplikasi berat yang bisa terjadi akibat tingginya kadar asam urat yaitu:

  • Kerusakan sendi,
  • Batu urat di saluran kencing (urolitiasis),
  • gagal ginjal.

Untuk mencegah terbentuknya batu urat maka pada penderita dianjurkan untuk banyak minum, diet rendah purin, dan mengontrol keasaman urin. Cukup atau tidaknya minum bisa dikontrol dari warna urin. Urin harus berwarna jernih seperti air putih kecuali urin pertama pada pagi hari.

Kehilangan cairan akibat keringat harus diganti dengan banyak minum untuk menghindari tingginya konsentrasi Uric acid dalam urin. Bila uric acid dalam urin tinggi maka PH urin menurun (urin menjadi asam). Keadaan ini menyebabkan pengendapan kristal urat dan terbentuknya batu urat di saluran kencing. Bila sudah terjadi komplikasi gagal ginjal dan pengobatan rematik akut menjadi lebih sulit.

Selain pengobatan dengan mengunakan obat yang diresepkan dokter, ke lima obat tradisional asam urat dapat juga dijadikan pengobatan alternative. Dan yang terpenting adalah mencegah dengan cara menjaga pola hidup sehat, konsumsi makanan rendah purin, dan olahraga yang teratur.

Referensi : dr. Setiawan Dalimartha (Herbal untuk Pengobatan Reumatik)

obat asam urat legiron

Sale
Rp 100.000
Sale
Rp 100.000
Best Seller
Obat Pemutih Kulit Alami (Suplemen Detox Silky Beauty)

4%

Rp 200.000 208.000
Sale
Obat Herbal Asam Urat Alami Menahun Dari Amerika (Legiron)

5%

Rp 188.000 198.000
Sale
Obat Herbal Diabetes Melitus Alami Impor (Glucoblock)

5%

Rp 188.000 198.000
Sale
Rp 115.000